Sunday, February 13, 2011

Rossi Rebut Laureus Award 2011

F: Valentino Rossi (daylife)

ABU DHABI – Perjuangan luar biasa untuk sembuh dari cedera yang dilewati Valentino Rossi mendapat ganjaran dari Akademi Laureus, awal pekan ini. The Doctor mendapatkan penghargaan Laureus 2011 kategori Comeback of The Year.

Rossi dipilih 46 olahragawan terbesar sepanjang masa, setelah bisa dengan cepat kembali tampil dengan 41 hari perawatan usai mengalami cedera akibat kecelakaan di Mugello, 5 Juni 2010.

Rossi kembali turun ke lintasan pada GP Jerman, 16 Juli 2010. Kendati memaksakan tampil, cedera tersebut memang belum sembuh benar dan masih mempengaruhi penampilannya.

Rider 31 tahun ini menyingkirkan beberapa pesaingnya seperti pegolf Amerika Serikat Paula Creamer, sprinter AS Tyson Gay, bintang tenis asal Belgia Justine Henin, dan Carolina Kluft dan Merlene Ottey.

Sementara itu, petenis asal Spanyol Rafael Nadal merebut trofi Olahragawan Terbaik 2010 dan pemain ski AS Lindsey Vonn menjadi Olahragawati Terbaik 2010, pada acara penyematan di Abu Dhabi, awal pekan ini.

Selain itu juga diberikan penghargaan untuk kategori tim terbaik, atlet cacat, dan aksi atlet, serta Lifetime Achievement, serta Spirit of Sports.

Stoner Tetap Terpukau Performa RC212V

F: Casey Stoner (daylife)

SEPANG – Pembalap anyar Repsol Honda Casey Stoner sudah melakukan beberapa sesi tes uji coba dengan motor barunya RC212V. Tapi, Stoner mengaku masih saja terkejut dengan performa motornya setiap kali melibas lintasan.

Rider asal Australia ini mengakui banyaknya perbedaan dari Ducati Desmosedici yang ditungganginya musim lalu, dengan RC212V yang akan menjadi andalannya di musim ini.

"Sangat berbeda, benar-benar berbeda. Saya tetap heran ketika mengendarai motor ini. Setiap lap catatan waktu selalu berubah. Dan saat saya tengah berpikir di atas motor, tiba-tiba saya sudah berada di atas garis finis," jelas Stoner sambil tersenyum.

"Memang saya masih harus membiasakan diri dan mencari tahu di mana poin terbaik dari semua sudut. Ini karena karakter motor memang sangat berbeda. Tapi, perlahan dan pasti sekarang sudah semakin nyaman,” lanjut Stoner seperti dilansir crash, Selasa (8/2/2011).

Bersama Ducati yang dibelanya sejak 2007 hingga 2010, Stoner menang di 23 seri pada MotoGP era 800cc. Stoner menjadi juara dunia pada musim 2007 dan tetap menjadi rider papan atas di tiga musim selanjutnya. Untuk musim ini, Stoner masih menjadi unggulan bersama tim Repsol Honda.

"Saya punya keyakinan besar dengan motor ini. Ducati memang bukan motor lambat. Saya sudah memenangkan banyak dalam empat tahun terakhir. Ducati juga memiliki karakteristik baik. Biasanya dengan Ducati, saya berjuang untuk menutup di beberapa sudut panjang. Saya harus banyak mengerem agar tidak kehilangan keseimbangan," tutup Stoner.

Stoner sukses menjadi yang tercepat pada sesi uji coba hari pertama di tiga sesi uji coba Sepang. Pada hari terakhir, Stoner tercecer 0.054 detik di belakang pembalap Honda Gresini, Marco Simoncelli.

22 Februari, Sepang Gelar Tes MotoGP

Sirkuit Sepang kembali menggelar ujicoba MotoGP. Foto: Getty Images
KUALA LUMPUR – Malaysia sungguh beruntung. Sirkuit Sepang Internasional dikabarkan kembali akan menggelar pra-musim MotoGP pada 22-24 Febuari nanti.

Ya, setelah dua bulan istirahat, para pembalap MotoGP untuk pertama kali menunggangi motor mereka di Sirkuit Sepang selama tiga hari, akhir pekan lalu. Marco Simoncelli membuat kejutan dengan menutup sesi pamungkas menjadi pembalap tercepat.

“Semua mengenai MotoGP memang selalu menarik. Ini akan menjadi musim yang fantastis dan luar biasa buat ajang MotoGP Malaysia tahun ini,” demikian pendapat CEO SIC Datuk Razlan Razali.

Razlan menambahkan, masukan dari tim dan pembalap MotoGP sangat positif. “Tim dan pembalap MotoGP selalu bahagia untuk tes di Malaysia mengingat sirkuit dan penonton cukup mendukung,” tambahnya.

“Kehadiran Valentino Rossi menjadi yang paling dinanti. Sebab, dia adalah pembalap yang paling disukai para penonton Malaysia. Mereka ingin melihat Rossi menunggangi motor baru Desmocedici Ducati,” lanjut Razlan.

Ben Spies Setara Rossi?

Foto: Ben Spies/Getty Images
GERNO DI LESMO – Ditinggal Valentino Rossi yang hijrah ke Ducati, Yamaha Racing bisa mengandalkan Ben Spies yang akan mampu mempertahankan status tim sebagai penguasa MotoGP.

Kepergiaan Rossi memang cukup mengejutkan ketika itu. Pasalnya, The Doctor bukan sekadar pembalap andalan, dia juga mampu membantu tim teknis untuk mengembangkan motor.

Namun, mantan bos Yamaha Herve Poncharal optimis Spies akan mampu menggantikan peran Rossi dalam duetnya bersama Jorge Lorenzo. Spies pindah ke Yamaha awal musim ini dan artinya dia akan memiliki peran lebih banyak untuk membantu tim mengembangkan motor, sama seperti yang dilakukan Rossi sebelumnya.

“Saya percaya Ben memiliki kemampuan bicara soal teknik. Dia sangat metodik dan tak pernah datang ke garasi dengan melempar helm meski baru saja melewati balapan yang buruk,” jelas Poncharal, seperti dikutipMCN, Sabtu (12/2/2011).

“Dia hanya duduk dan menjelaskan apa yang terjadi dengan sangat tenang dan seperti yang dijelaskan Masao Furusawa sebelumnya penjelasan yang dibeberkannya sangat baik, apa yang dia rasakan dan perlukan agar balapan bisa lebih baik,” lanjut Poncharal.

“Saya pikir karakter ini akan membantu Yamaha bekerja dengan baik dan mampu mengembangkan mesin. Saya tak bisa dia lebih baik dari Rossi, tapi Ben tahu apa yang harus dilakukannya untuk membantu pengembangan motor,” tutupnya.

Capirossi: Karir Saya di MotoGP Belum Habis!

Foto: Loris Capirossi/Getty Images
SEPANG - Usia yang mulai menua tak lantas mengurangi antusiasme Loris Capirossi untuk menyambut kompetisi MotoGP 2011. Capirex menegaskan dirinya tak hanya ingin jadi pelengkap dan siap bertarung dengan pembalap lainnya.

Kompetisi musim 2011 ini diketahui bakal menjadi musim ke-12 secara beruntun Capirossi tampil di MotoGP. Dan di musim ini, pembalap yang telah tampil di 315 balapan sepanjang karirnya ini akan tampil bersama Pramac Racing.

Dengan usia yang masuk 37 tahun, banyak kalangan menilai Capirex bakal sulit bersaing dengan sejumlah rival yang kini didominasi para pembalap muda bertalenta. Namun, ancaman dari pembalap muda ternyata tak mampu menggoyahkan keyakinan Capirossi bahwa dirinya masih mampu menampilkan aksi-aksi terbaiknya, apalagi dia juga sudah cukup mengenal karakter mesin Pramac, yang notabene tim satelit Ducati.

“Saya pernah lima tahun menunggangi Ducati. Setelah tiga tahun mengembara, saya merasa kembali ke keluarga. Bagi saya, tampil bersama Pramac Racing Team memiliki arti bahwa saya akan meraih hasil bagus,” tutur Capirossi seperti dikutip Crash.net, Jumat (11/2/2011).

“Petualangan saya di MotoGP belum usai. Saya rasa saya bisa memberikan sesuatu di kategori ini, terlepas dari beberapa aturan baru,” tandasnya menyikapi perubahan regulasi terkait kapasitas mesin yang kini menggunakan 1000cc.

Spies Ingin Naik Podium Lebih Konsisten

Foto: Ben Spies/Reuters
GERNO DI LESMO – Ben Spies tidak memasang target terlalu muluk. Spies hanya ingin Yamaha membawanya menjadi penantang naik podium di MotoGP 2011.

Mantan bintang World Superbike (WSBK) tampil mengesankan pada debut di musim 2010. Ketika itu, Spies berhasil naik podium sebanyak dua kali yakni di Silverstone dan Indianapiolis dan menjadi pembalap debutan terbaik.

Kini, MotoGP musim baru segera bergulir. Spies juga telah menjajal kemampuan motor YZR-M1 di Malaysia, pekan lalu, dengan sangat positif. Dia berharap Yamaha bisa membawanya naik podium secara konsisten.

“Saya ingin melakukan lebih baik ketimbang musim lalu. Jelas bertarung lebih sering dalam memperebutkan podium dan menang lebih sering,” ungkap Spies kepada MCN, Kamis (10/2/2011).

“Satu hal yang negatif dari tahun lalu adalah kami membutuhkan tenaga lebih pada mesin dan saat akselerasi. Kami juga sangat berharap genggaman motor lebih baik,” lanjut juara WSBK 2009 tersebut.

Sementara itu, Spies akan kembali menjajal motor YZR-M1 yang akan kembali berlangsung di Sirkuit Sepang, 22-24 Ferbuari mendatang.

Lorenzo Belum Puas Performa M1

Foto: Jorge Lorenzo di sela-sela sesi ujicoba resmi di Sepang/Getty Images
SEPANG - Jorge Lorenzo mengeluhkan performa motor andalan Yamaha di musim 2011. Juara dunia 2010 menegaskan performa M1 belum sesuai dengan yang diinginkannya untuk bisa mempertahankan gelar juaranya di musim lalu.

Lontaran ketidakpuasan Lorenzo terhadap motor barunya itu tak lepas dari hasil ujicoba terakhir yang dilakoninya di Sepang, kemarin. Pembalap Spanyol hanya mampu tampil sebagai pembalap tercepat ketiga di belakang, Casey Stoner dan Marco Simoncelli yang secara mengejutkan mampu tampil sebagai yang tercepat. Motor pabrikan Yamaha ini kalah 0.088 detik dari Simoncelli yang menggunakan motor satelit Honda (LCR).

”Saya cukup nyaman dengan gaya balap dan performa motor juga sedikit mengalami perkembangan. Tapi, kami masih harus terus berkembang untuk bisa menyamai performa di musim lalu. Masalahnya kini ada pada traksi pada bagian belakang dan mesin,” tutur Lorenzo sebagaimana dikutip yahoosports, Minggu (6/2/2011).

“Kecepatan maksimal mesin sudah cukup baik, tapi kami masih butuh akselerasi, terutama saat masuk gigi 2 dan 3. Setiap orang pasti ingin mendapatkan motor yang lebih baik. Itu adalah hal yang normal,” tandasnya.

“Saat ini, kami sudah memiliki motor juara, tapi saya ingin memenangkan balapan seperti yang saya lakukan di musim lalu dan jujur, saat ini sulit bagi saya untuk mengulangnya,” tutupnya seraya meminta timnya untuk segera melakukan pembenahan lagi

Lorenzo: Motor Kurang Tenaga!

Foto: Jorge Lorenzo/Reuters
GERNO DI LESMO – Jorge Lorenzo kembali mengkritik performa motor Yamaha. Menurutnya, mesin motor YZR-M1 tahun ini masih kurang tenaga.

Dalam tiga hari tes yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, Lorenzo memang belum tampil maksimal. Pada sesi terakhir, bintang Yamaha Racing tersebut hanya mampu finis di peringkat ketiga.

“Dalam pandangan saya, motor kami belum mengalami kemajuan,” demikian kata Lorenzo. “Saya sangat mengerti apa kebutuhan kami, tapi kami belum bisa mendapatkannya dalam tes ini.”

“Kami perlu tambahan tenaga. Jadi kecepatan harus ditambah ketika akselerasi, traksi lebih baik, selalu dengan tujuan sama: motor belum tangguh saat di tikungan,” lanjut pembalap asal Spanyol itu dilansirAutosport, Kamis (10//2/2011).

Menurut Lorenzo, mesin motor baru lebih pelan ketimbang sebelumnya. Namun, kemajuan yang paling jelas adalah sistem anti-spin motor karena lebih efesien. Dia berharap mekanik lebih mengedepankan kekuatan mesin motor.

“Sebenarnya, saya tidak suka dengan sasis yang baru ini. Namun, saya sama sekali tidak mengkhawatirkan masalah ini. Saya ulangi, hal terutama untuk saat ini adalah kekuatan mesin motor,” tandas juara bertahan MotoGP.

Thursday, February 10, 2011

Konsisten Kunci Stoner

Foto: Casey Stoner/Reuters
AALST – Jika ingin mengakhiri dahaga gelar Honda di MotoGP, maka Casey Stoner harus meminimalisir kesalahan sepanjang musim 2011.

Honda memang belum menjadi juara di era 800cc. Tak heran, pabrikan motor asal Jepang itu memperkuat skuadnya dengan menggaet Stoner, yang sedang mengejar gelar juara kedua di ajang MotoGP.

Saat menjajal motor, pembalap asal Australia sudah terkesan dengan performa motor RC212V di Valencia dan Malaysia. Namun, Jerry Burgess menilai, Stoner harus tampil konsisten jika ingin mempersembahkan gelar buat Honda.

“Stoner memang bisa melejit dengan sangat cepat dan kita sudah melihatnya sepanjang karier balapan dia. Masalahnya, Stoner harus melakukan itu tanpa membuat sebuah kesalahan,” kata Burgess dilansir MCN, Kamis (9/2/2011).

Legenda kru Valentino Rossi ini tentu memiliki alasan berkata seperti itu. Rossi sempat absen di empat balapan selama 2010 karena cedera. Namun, pembalap 31 tahun mampu mencetak delapan poin lebih banyak ketimbang Stoner.

“Stoner mengikuti semua balapan tahun lalu dan masih tertinggal dari Rossi di klasemen akhir. Stoner memenangi banyak balapan lebih dari Rossi, tapi dia terlalu banyak membuat kesalahan. Jadi, konsisten yang dibutuhkan.
(hmr)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com 

Share

Capirossi Tidak Ragukan Rossi


Getty/Mirco Lazzari GP
Roma - Valentino Rossi masih belum memperlihatkan penampilan yang menjanjikan bersama Ducati. Walau begitu, pembalap senior Loris Capirossi tidak kehilangan kepercayaan pada The Doctor.

Dalam tes resmi MotoGP perdana di Sepang pekan lalu, Rossi terlihat masih belum menyatu dengan motor Ducati Desmosedici GP11 yang ia tunggangi. Hal itu tercermin dari hasil tesnya yang kurang menggembirakan.

Rossi memang masih dalam masa adaptasi. Ia baru bergabung dengan Ducati selama beberapa bulan setelah tujuh tahun terakhir pembalap 31 tahun itu memperkuat pabrikan Jepang, Yamaha.

Selain itu, Rossi juga masih terhambat cedera. Setelah mengalami kecelakaan di MotoGP Italia tahun lalu, Rossi masih diganggu dengan rasa sakit di kakinya yang patah, juga di bahu.

Rossi sendiri secara pesimistis sempat melontarkan pernyataan bahwa sulit berharap ia sudah bugar 100 persen di awal musim. The Doctor memprediksi ia baru bisa maksimal setelah Mei.

Benarkah Rossi sudah habis? Tidak bila menurut Capirossi. Pembalap Italia berusia 37 tahun yang membela tim satelit Ducati, Pramac Racing, percaya kalau Rossi akan memandu Ducati ke masa jaya.

"Dia pasti akan membawa Ducati ke puncak tertinggi. Semoga Valentino beruntung," demikian ujar Capirossi seperti yang dikutip situs berita Italia, AGI News.

Lorenzo Ketar-ketir

 
AFP/SAEED KHAN Pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo.

KOMPAS.com - Juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, agak pesimistis menghadapi kompetisi 2011. Pebalap asal Spanyol ini mengatakan, Yamaha belum kompetitif seperti yang diharapkannya, karena tenaga mesin masih kurang.
"Menurut saya, kami belum membuat sebuah lompatan maju," ujar Lorenzo, seperti yang dikutip Motosprint. "Saya tahu secara persis apa yang kami perlukan, tetapi kami belum mencapainya.
"Kami perlu tambahan tenaga, sehingga akan lebih cepat ketika menggebernya, dan perlu traksi yang lebih baik, selalu untuk tujuan yang sama: kami belum terlalu kuat ketika keluar dari tikungan.
"Mesin baru kurang lebih mirip dengan yang sebelumnya. Kemajuan yang baru terlihat jelas adalah sistem anti-spin, karena sekarang sudah jauh lebih efisien. Saya senang dengan hal tersebut karena membantu, tetapi kami perlu tambahan tenaga.
"Saya tidak suka sasis baru, karena ternyata lebih berisik. Tetapi saya tidak terlalu khawatir dengan hal itu. Saya ulangi: prioritas utama saat ini adalah tenaga," tambah mantan juara dunia dua kali kelas 250cc tersebut.
Memang, Lorenzo pantas ketar-ketir jika membandingkan performa Yamaha dengan kandidat kuat juara 2011, Honda. Pasalnya, para pebalap Honda tampil sangat konsisten pada tes resmi perdana pekan lalu di Sepang, Malaysia, dan selalu berada di barisan depan. Bandingkan dengan Lorenzo, yang secara keseluruhan hanya berada di posisi empat.
Pebalap Spanyol ini menegaskan, timnya perlu membuat sebuah langkah maju lagi supaya bisa menikmati kesuksesan seperti yang diraih tahun lalu.
"Ya, catatan waktunya bagus, tetapi untuk sekarang, dengan motor ini, sulit untuk melakukan yang lebih baik lagi. Saya pasti senang jika memiliki sebuah motor yang lebih baik, dan inilah yang saya minta kepada para mekanik. Saya pikir, setiap pebalap pasti meminta itu," ujar Lorenzo.
"Saya tidak mengatakan bahwa ini bukan motor juara: Saya mengatakan bahwa supaya bisa memenangi beberapa seri seperti tahun lalu, kami perlu membuat langkah maju. Sekarang, saya pikir motor ini tidak bisa membantu saya untuk mengulangi kesuksesan seperti pada musim 2010.
"Honda sudah sangat bagus: mereka memulai persiapan sejak pertengahan musim lalu dan sekarang mereka membuat langkah maju. Ini pasti mengkhawatirkan kami."
Bukan cuma dari para rivalnya. Lorenzo juga ternyata takut dengan rekan baru di timnya, Ben Spies, yang ternyata lebih kuat dari yang diperkirakannya.
"Spies kuat. Jujur, dia lebih cepat dari yang diperkirakan. Simoncelli juga sudah banyak berubah, karena dia berhasil mencatat waktu sangat bagus. Honda sangat membantunya, tetapi dia juga sudah membuat banyak kemajuan sehingga bisa mencatat waktu terbaik dan menjadi tercepat (saat latihan resmi).
"Kompetisi ini semakin kuat dan ketat: ini akan menjadi pertarungan sulit, musim yang keras. Itulah mengapa saya ingin kami juga melakukan sebuah langkah besar untuk maju."

Monday, February 7, 2011

Kecepatan Lorenzo Kejutkan Yamaha


SEPANG – Jorge Lorenzo memang tidak menjadi yang tercepat pada sesi ujicoba MotoGP di Sepang, Selasa (1/2/2011). Tapi, performa juara dunia 2010 ini mengejutkan manajer Yamaha,Wilco Zeelenberg.

Ini adalah kali pertamanya Lorenzo kembali membesut motor Yamaha YZR-M1 dalam dua bulan terakhir. Hasilnya cukup memuaskan, Lorenzo ada di belakang pembalap Repsol Honda, Casey Stoner.

"Saya sangat senang dengan sesi pertama di Sepang. Saya sebenarnya cukup terkejut dengan kecepatan Jorge. Setelah istirahat dua bulan, dia bisa masuk irama dan cara balapnya sangat halus,” jelas manajer tim Wilco Zeelenberg, seperti dilansir crash, Rabu (2/2/2011).

"Kami telah menerima informasi yang baik dengan hasil ini. Jadi, kami telah mampu membuat beberapa langkah dan mencapai beberapa keputusan. Kami cukup puas dengan hasil pertama ini," lanjut mantan pembalap kelas 250cc ini.

Musim ini Lorenzo akan berpartner dengan rookie terbaik di musim lalu, Ben Spies. Rider asal Amerika Serikat tersebut hanya berada di posisi kelima di bawah Daniel Pedrosa dan Marco Simoncelli.

Yamaha Naik di Awal Tahun


Jakarta - Awal tahun 2011 sepertinya menjadi saat yang indah bagi Yamaha. Sebab di bulan Januari lalu, pabrikan berlambang garpu tala itu masih sanggup membukukan hasil maksimal dengan penjualan hingga 276.586 motor.

Hasil ini tentu menggembirakan karena dengan angka 276.586 unit tersebut penjualan Yamaha naik bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya di Desember 2010 yang hanya berada di angka 248.108 unit saja. Naik 11,5 persen.

Begitu pula bila dibandingkan dengan penjualan Yamaha di Januari 2010. Penjualan di Januari 2011 ini mencapai peningkatan 11,9 persen dari Januari 2010 yang hanya terjual di angka 247.140 unit.

Dari angka tersebut General Manager Promotion and Motorsport PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), Paulus S Firmanto mengungkapkan kalau segmen motor skuter otomatis khususnya Mio masih menjadi tulang punggung mereka selain V-xion di segmen motor sport.

Sementara duet motor baru Yamaha seperti Byson dan Jupiter MX terbaru menurutnya juga mulai menunjukan penjualan yang bagus.

"Byson dan MX respon masih sangat bagus dan inden rata-rata 2-3 bulan," ujarnya kepada detikOto, Senin (6/2/2011).

Sedangkan motor bebek bertransmisi otomatis yang peluncurannya disaksikan oleh juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo pun menurutnya sudah mulai dilirik oleh konsumen meski angka penjualannya masih kecil.

Rossi Ingin Ubah Sedikit Gaya Balapnya



TERKAIT:


SEPANG, Kompas.com - Valentino Rossi senang dengan perkembangan ketahanan fisiknya selama tampil di tiga hari tes resmi perdana MotoGP 2011 di Sepang, Malaysia. Pasalnya, dia terus menunjukkan kemajuan yang signifikan, yang berimbas pada catatan waktu yang dibikin.
Ya, pada hari ketiga tes pra-musim ini, Kamis (3/2/11), "The Doctor" terus meningkatkan jumlah lap yang bisa dilahap. Setelah hanya mampu menyelesaikan 30 lap di sesi pukul 14.00, juara dunia tujuh kali MotoGP ini bisa meningkatkannya menjadi 42 dan pada sesi penutup dia berhasil menyelesaikan 52 lap di Sirkuit Sepang. Ini adalah jumlah terbanyak yang mampu digapai pebalap Italia tersebut, sejak operasi bahu pada pertengahan November lalu.
"Saya sangat senang dengan bahuku ini, karena hari demi hari ada perbaikan, dan bahkan setelah melakukan tekanan maksimal ketika mengendarai motor MotoGP, saya tidak merasa ada persoalan: sekarang hanya tinggal pertanyaan mengenai kekuatan," ujar Rossi.
"Pergerakanku juga sudah banyak perkembangan, dan saya tak perlu banyak berpikir lagi tentang kondisi fisikku yang membuat saya kehilangan waktu satu detik; mungkin saya kehilangan 0,5 atau 0,6 detik, terutama saat pengereman dan memasuki tikungan."
Memang, selama tiga hari tes pra-musim ini, Rossi terus menunjukkan perbaikan dalam catatan waktunya. Pada hari ketiga, superstar Italia ini memangkas gap dari 1,791 detik menjadi 1,085 detik dari pebalap tercepat. Artinya, dia kini sudah mengalami kemajuan sekitar 0,10 detik.
Peraih sembilan gelar juara dunia balap motor ini juga mengungkapkan rasa puasnya dengan pekerjaan tim. Meskipun masih jauh dari sempurna, tetapi mereka terus menuju ke arah yang positif sesuai dengan apa yang diinginkan.
"Hari ini kami bekerja dengan baik dan bisa mengumpulkan banyak data serta memecahkan persoalan yang dihadapi," jelas mantan pebalap Yamaha ini. "Tentu saja masih ada banyak hal yang harus dikerjakan, tetapi dibandingkan dengan hari pertama tes, kami sudah mendekati pengesetan yang diinginkan.
"Tak perlu ada perubahan pada karakter Desmosedici; kami perlu mengambil keuntungan dari karakter terbaiknya--stabilitas dan mesinnya--dan memperbaiki bagian-bagian lain, terutama untuk tikungan, sehingga membuatnya lebih baik lagi.
"Secara keseluruhan, evaluasi dari tes ini berjalan baik. Saya masih memerlukan lebih banyak kilometer supaya memahami aspek-aspek lain dari GP11, tetapi meskipun demikian saya harus sedikit mengubah gaya membalapku, saya sekarang mulai merasa lebih betah dengan Ducati."
Setelah menjalani tes resmi perdana ini, Rossi dan para pebalap lainnya akan beristirahat selama sekitar tiga minggu. Setelah itu, pada 22-24 Februari mendatang, mereka kembali menjalani latihan resmi kedua, juga di Sirkuit Sepang.

Friday, February 4, 2011

Calendar & Circuits 2011 Season


COMMERCIALBANK GRAND PRIX OF QATAR
20 March Losail Circuit | Qatar
News | Videos | Photos | Results
QAT COMMERCIALBANK GRAND PRIX OF QATAR - Losail Circuit


GRAN PREMIO bwin DE ESPAÑA
3 April Jerez | Spain
News | Videos | Photos | Results
SPA GRAN PREMIO bwin DE ESPAÑA - Jerez


GRAND PRIX OF JAPAN
24 April Motegi | Japan
News | Videos | Photos | Results
JPN GRAND PRIX OF JAPAN - Motegi


bwin GRANDE PREMIO DE PORTUGAL
1 May Estoril | Portugal
News | Videos | Photos | Results
POR bwin GRANDE PREMIO DE PORTUGAL - Estoril


MONSTER ENERGY GRAND PRIX DE FRANCE
15 May Le Mans | France
News | Videos | Photos | Results
FRA MONSTER ENERGY GRAND PRIX DE FRANCE - Le Mans


GRAN PREMI APEROL DE CATALUNYA
5 June Circuit de Catalunya | Catalunya
News | Videos | Photos | Results
CAT GRAN PREMI APEROL DE CATALUNYA - Circuit de Catalunya


AIRASIA BRITISH GRAND PRIX
12 June Silverstone | Great Britain
News | Videos | Photos | Results
GBR AIRASIA BRITISH GRAND PRIX - Silverstone


TT ASSEN
25 June Assen | Netherlands
News | Videos | Photos | Results
NED TT ASSEN - Assen


GRAN PREMIO D'ITALIA TIM
3 July Mugello | Italy
News | Videos | Photos | Results
ITA GRAN PREMIO D'ITALIA TIM - Mugello


eni MOTORRAD GRAND PRIX DEUTSCHLAND
17 July Sachsenring | Germany
News | Videos | Photos | Results
GER eni MOTORRAD GRAND PRIX DEUTSCHLAND - Sachsenring


RED BULL U.S. GRAND PRIX
24 July Mazda Raceway | United States
News | Videos | Photos | Results
USA RED BULL U.S. GRAND PRIX - Mazda Raceway


CARDION AB GRAND PRIX CESKE REPUBLIKY
14 August Automotodrom Brno | Czech Republic
News | Videos | Photos | Results
CZE CARDION AB GRAND PRIX CESKE REPUBLIKY - Automotodrom Brno


RED BULL INDIANAPOLIS GRAND PRIX
28 August Indianapolis | Indianapolis
News | Videos | Photos | Results
INP RED BULL INDIANAPOLIS GRAND PRIX - Indianapolis


GP APEROL DI SAN MARINO E DELLA RIVIERA DI RIMINI
4 September Misano | San Marino
News | Videos | Photos | Results
RSM GP APEROL DI SAN MARINO E DELLA RIVIERA DI RIMINI - Misano


GRAN PREMIO DE ARAGÓN
18 September Motorland Aragon | Aragon
News | Videos | Photos | Results
ARA GRAN PREMIO DE ARAGÓN - Motorland Aragon


IVECO AUSTRALIAN GRAND PRIX
16 October Phillip Island | Australia
News | Videos | Photos | Results
AUS IVECO AUSTRALIAN GRAND PRIX - Phillip Island


SHELL ADVANCE MALAYSIAN MOTORCYCLE GRAND PRIX
23 October Sepang Circuit | Malaysia
News | Videos | Photos | Results
MAL SHELL ADVANCE MALAYSIAN MOTORCYCLE GRAND PRIX - Sepang Circuit


GRAN PREMIO GENERALI DE LA COMUNITAT VALENCIANA
6 November Comunitat Valenciana | Valencia
News | Videos | Photos | Results
VAL GRAN PREMIO GENERALI DE LA COMUNITAT VALENCIANA - Comunitat Valenciana